Gedung Sekolah SMP N9 TANJUNGBALAI

Mencerdaskan Siswa/i Dengan Mengutamakan Akhlaq Serta Penguasaan Teknologi Informasi Dalam Nuansa Dedikasi Disipin yang Tinggi :

Photobucket

Rabu, 02 Maret 2011

PERJUANGAN DISIPLIN SMP N9 TANJUNGBALAI

Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya termasuk melakukan pekerjaan tertentu yang dirasakan menjadi tanggung jawab.
Disiplin diri merujuk pada pelatihan yang didapatkan seseorang untuk memenuhi tugas tertentu dalam hal ini siswa kami atau untuk mengadopsi pola perilaku tertentu, walaupun orang tersebut lebih senang melakukan hal yang lain. Sebagai contoh, seseorang siswa tidak datang tepat waktu pada saat pagi hari masuk jam pelajaran, tidak berpakaian rapi, melupakan PR pelajaran dan lain-lain , mungkin saja tidak melakukan sesuatu yang menurutnya memuaskan dan menyenangkan dengan tidak mentaati peraturan sekolah.


Secara etimologi disiplin berasal dari bahasa Latin “disibel” yang berarti Pengikut. Seiring dengan perkembangan zaman, kata tersebut mengalami perubahan menjadi “disipline” yang artinya kepatuhan atau yang menyangkut tata tertib.
Disiplin untuk tingkat siswa masih dianggap rendah,kehadiran yang terlambat, pembuangan sampah tidak pada tempatnya, penyelesaian PR-sekolah yang tidak diselesaikan,dll. Menurut Bapak Kasek hal ini harus ditolelir secara bersama khususnya seluruh jajaran SMP N9. dan dalam hal ini perangkat sekolah juga harus memperhatikan tingkat sosial ekonomi keluarga siswa,sosial kemasyrakatan linkungan siswa, karena kita juga harus menyadari hampir rata-rata linkungan dan ekonomi siswa kita dibawah rata-rata sehingga mereka juga harus ikut membantu dalam kehidupan keluarga mereka. yang terpenting kita harus tanamkan pada siswa adalah bagaimana cara kita untuk membuat siswa kita pertama adalah peka, Sikap-sikap seperti ini akan memudahkan dirinya mengungkapkan perasaannya kepada orang lain, termasuk ortunya. Alhasil, anak akan mudah menyelami perasaan orang lain juga tidak terlepas akan kewajibannya sebagai siswa. kedua menumbuhkan kepedulian sehingga siswa memiliki integritas, selain dapat memikul tanggung jawab, siswa akan mampu memecahkan masalah dengan baik dan mudah mempelajari sesuatu dalam hal ini materi pelajaran. Ketiga Memahami pentingnya waktu membuat siswa menjadi memiliki pola hidup yang teratur dan mampu mengelola waktunya dengan baik. Keempat Menumbuhkan Ketenangan menurut penelitian fysikologi kesehatan menunjukkan, bayi yang tenang/jarang menangis ternyata lebih mampu memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan baik. Di tahap selanjutnya, ia bisa cepat berinteraksi dengan orang lain artinya siswa tidak arogan. Kelima Menumbuhkan sikap percaya diri dan sikap ini akan mampu dimiliki oleh siswa pada saat diberi tugas yang mana tugas itu memang dapat diselesaikannya. PR ( pekerjaan rumah ) yang dapat dimengerti dan mudah menurut siswa.Keenam Menumbuhkan kemandirian. Dengan kemandirian anak dapat diandalkan untuk bisa memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Anak juga dapat mengeksplorasi lingkungannya dengan baik. Disiplin merupakan bimbingan pada anak agar sanggup menentukan pilihan bijak. Ketujuh Membantu anak yang “sulit”, misal anak yang hiperaktif, perkembangan terlambat, atau temper tantrum. Nah, dengan menerapkan disiplin, maka anak dengan kebutuhan khusus tersebut akan mampu hidup lebih baik.
Hendaknya tulisan ini dapat menjadi outline bagi kita semua dalam hal ini SMP N9 Tanjungbalai dalam menertipkan disiplinitas siswa.Dan jika ini merupakan suatu untaian Do'a maka kami orang pertama yang menyebut amin....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...